OKU Timur, (Kemenag Sumsel)---
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Semendawai Suku III Bersama Penyuluh Agama Islam, menggelar pelatihan tata cara pemulasaraan jenazah perempuan. Kegiatan ini di yang dilaksanakan dengan penuh khidmat dan antusias, serta dihadiri seluruh staf dan penyuluh Agama Islam KUA Semendawai Suku III yang berlangsung di ruang Balai Nikah Kantor KUA Semendawai Suku III, Rabu (04/01/2025).
Kepala KUA Semendawai Suku III, H. AliTaufiq, dalam sambutannya menyampaikan begitu pentingnya pemahaman mengenai tata cara pemulasaraan jenazah, khususnya bagi kaum Perempuan.
Menurut Ali, dengan adanya kegiatan ini, semoga dapat menambah ilmu dan wawasan, serta bermanfaat bagi para penyuluh agama Islam KUA SS III dalam menjalankan tugas ke penyuluhan di masyarakat, khususnya dalam membantu pemulasaraan jenazah Perempuan. Mengingat peran ibu-ibu di lingkungan masyarakat yang sering kali terlibat langsung dalam prosesi tersebut, ujar Ali.
Dikatakannya, dirinya Bersama Penyuluh Agama Islam di tahun ini melakukan program yang berdampak langsung ke Masyarakat salah satunya kegiatan pelatihan tata cara pemulasaraan jenazah Perempuan.
“ Kita sengaja mendatangkan tokoh agama sesepuh Kecamatan untuk memberikan materi dan praktek langsung, “ imbuhnya.
Kyai Thohir yang merupakan sesepuh agama pada kesempatan itu menjelaskan dan mempraktikkan secara rinci tahapan-tahapan dalam pemulasaraan jenazah perempuan, Mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara menyolatkan dan menguburkan jenazah sesuai syariat Islam.
Penjelasan dilakukan dengan metode interaktif serta simulasi ini, dirapkan para peserta dapat memahami secara langsung dan aplikatif.
" Ada empat (4) kewajiban yang dilakukan oleh orang muslim/muslimat yang berhubungan dengan jenazah, yakni memandikan jenazah, mengafani jenazah, menyalatkan jenazah, dan menguburkan jenazah. Dan dalam pengurusan jenazah disamping diperlukan kesungguhan dan kemauan, yang tidak kalah penting perlu adanya ilmu dan tata cara pemulasaran jenazah sesuai syariat. Dari persiapan sarana dan prasarana, prosesi pemandian, pengkafanan, hingga sholat jenazah dan di akhiri dengan pemakaman." terang kyai Tohir .
Ali Taufiq selaku Kepala KUA Semendawai Suku III, berharap para penyuluh agama Islam semakin siap dan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam membantu proses pemulasaraan jenazah dengan benar sesuai tuntunan agama.
Program ini merupakan salah satu wujud nyata pelayanan KUA yang sangat berdampak langsung kepada umat, tidak hanya dalam urusan administrasi keagamaan, tetapi KUA juga hadir memberikan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan Masyarakat, pungkasnya. (Joni)