Saturday, 20-07-2024 ,
Kontak (0735) 450128

Berita

Monev Di Sejumlah KUA, Kasi Bimas Kemenag OKUT Ajak Semua Pegawai KUA Terus Benahi Semua Layanan

Sumber Jaya, Kemenag OKUT.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten  OKU Timur melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam hari ini (26/06) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di sejumlah KUA Kecamatan.

Monev yang di pimpin langsung oleh Kasi Bimas Islam, H. Sariyono dan kawan-kawan disambut langsung oleh Kepala KUA Belitang II dan staf.

Dalam arahannya, Kasi Bimas mengajak kepada semua staf KUA untuk terus meningkatkan dan membenahi semua layanan yang ada di KUA Kecamatan.

“ KUA merupakan ujung tombak dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, sehingga pelayanan yang prima harus dikedepankan dalam melayani masyarakat yang datang untuk berurusan. Saya minta pelayanan yang baik harus dikedepankan dari pada urusan peribadi, “ ucapnya.

Tidak hanya berkaitan dengan urusan pernikahan dan konsultasi rumah tangga saja lanjut Sariyono, akan tetapi masih banyak lagi layanan yang ada di KUA seperti Urusan Keagamaan meliputi berbagai aspek termasuk Dakwah,Pendidikan, Zakat, lnfak, Wakaf, produk halal, urusan haji,Kemitraan Umat, pemberdayaan Mesjid, serta yang lainnya yang berhubungan dengan Keagamaan, bebernya.

“ Kita hari ini disamping melakukan monev NR kita juga membawa tim operator SIMAK BMN yang mana semua satker KUA akan kita inventarisir secara keseluruhan barang milik Negara yang ada di tingkat KUA Kecamatan, mana yang masih bagus dan mana yang BMN sudah rusak. Banyak aset yang tidak digunakan karena rusak berat namun tidak diusulkan untuk dilakukan penghapusan “ jelasnya.

Kehadiran KUA di  tengah masyarakat, menjadi ujung tombak bagi Kementerian Agama dalam memberikan berbagai informasi dan layanan. Peran serta dan dedikasi KUA dianggap menjadi kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, KUA harus melakukan revitalisasi untuk tingkatkan pelayanan.

Saat ini di OKU Timur sudah ada beberapa 3 (tiga) KUA  Kecamatan yang sudah direvitalisasi, artinya KUA Kecamatan   harus memberikan layanan dengan cara inovatif. Pendaftaran nikah melalui sistem SIMKAH salah satunya, memudahkan masyakat untuk mendapatkan layanan pencatatan nikah secara online dan sudah tersambung dengan sistem dinas kependudukan dan catatan sipil, tandasnya. (Jn)